Jumat, 29 April 2016

sabar setelah menikah

ya Allah, ternyata banyak orang yang terlampau mengkhawatirkan aku...
yang padahal akupun mulai untuk mencoba pasrah dengan apa yang aku miliki,,,
semua di kembaikan lagi dengan tujuan hidupku, untuk apa aku hidup,
untuk apa aku bertahan di posisi ini
untuk apa aku disini
untuk apa aku menjadi seperti ini

apakah aku terlampau pemalas sehingga aku tidak mengerjakan apapun,

apakah aku termasuk orang yg buruk sehingga belum ada kemapanan dalam profesi di bidang pekerjaan

tapi kenapa temanku siti bisa bertahan kuat dengan cibiran orang yang mempertanyakan status ibu rumah tangga dengan title sarjana,

ada yang salah dengan title sarjana tetapi tidak mempunyai profesi yang jelas yang menunjukkan kemapanan dalam hal financial? dilihat dari kacamata tetangga

tapi aku brada posisi berkecukupan,
aku bisa makan bergizi dengan kenyang
aku bisa memakai baju shari
aku masih bisa beribadah wajib dan sunah
aku masih berkecukupan ya allah

kenapa orang sekitarku menghawatirkan rejekiku

khawatirkan akhlaq iman islamku,'ketika shalatku masih kurang khusu
ketika aku masih bermalas-malasan membantu orang lain
ketika aku masih membangkang suamiku
ketika aku tidak menuruti orang tuaku
ketika raut wajahku tidak terlihat sedikit senyuman

heyy,,,aku masih punya allah,,,,
aku tak butuh unag dan kemapanan finansial di usia tua, tetapi keluargaku jauh dari allah

aku hanya butuh kecukupan, rasa syukur dalam diri,
rasa selalu ingin membantu orang lain,
rasa yang tidak akan pernah sungkan kikir ketika bersedekah

aku,,,, aku,,,, aku,,,,

yang hidup kesehariannya sangat freelance sekaliiii



Tidak ada komentar:

Posting Komentar